Syair
Abdul Muluk
Berhentilah kisah raja Hindustan,
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamit syah padaku sultan,
Duduklah baginda bersuka-sukaan.
Abdul Muluk putra baginda,
Besarlah sudah bangsawan muda,
Cantik majelis usulnya syahdam
Tiga belas tahun umurnya ada.
Paras elok amat sempurna,
Petah menjelis bijak laksana,
Memberi hati bimbang gulana,
Kasih kepadanya mulya dan hina
Tema : "Syair Abdul Muluk" adalah kisah putra raja yang bijak.
Pesan atau amanat hendaklah kita menjadi orang yang bijak dan baik budi agar dicintai sesama. Syair ini termasuk Syair Panji
Sekian dari saya
tentang Pengertian,Jenis, Serta Contoh
Syair , jika ada kekurangan mohon dimaklumi karena yang menulis
post ini juga masih sekolah, tepatnya SMP. Terima kasih anda sudah membaca
artikel tentang Pengertian Syair Beserta
Contohnya.
Contoh syair
GELISAH
Selama aku mencari
Selama aku menanti
Perjuangan yang tak pasti
membuat hati ini mati
Hati ini menjadi sedih
Jiwa ini menjadi gundah
Tak lagi terasa indah
seperti yang sudah-sudah
Aku menangis setiap waktu
Hanya untuk menunggu
hal yang tak pasti untukku
Sedih sekali rasanya semua itu
kenangan yang dulu ada
Sekarang sudah tiada
Entah kemana perginya
Inilah hati yang kurasa
banyak keluh dan kesah
Membuat hatiku gelisah
membuat jiwa ini pasrah
inilah hatiku yang pasrah
Aku ingin segera pergi
Aku ingin cepat lari
Namun rasa hati ini
Tak bisa dipungkiri
Kau ingkari janjimu
Terasa pedih hatiku
Cinta hanya kepada dirimu
Tanpa dirimu tahu
Terasa sakit hati ini
Terasa perih batin di sini
Setelah kau sakiti
Kau tak mau mengerti
Kini kau telah pergi
Dan tak akan kembali lagi
Kau hanyalah ilusi
Sesosok yang tak pasti
Apapun yang terjadi
Semua akan kulewati
demi rasa cinta ini
yang tulus dari dalam hati ini
Selama aku mencari
Selama aku menanti
Perjuangan yang tak pasti
membuat hati ini mati
Hati ini menjadi sedih
Jiwa ini menjadi gundah
Tak lagi terasa indah
seperti yang sudah-sudah
Aku menangis setiap waktu
Hanya untuk menunggu
hal yang tak pasti untukku
Sedih sekali rasanya semua itu
kenangan yang dulu ada
Sekarang sudah tiada
Entah kemana perginya
Inilah hati yang kurasa
banyak keluh dan kesah
Membuat hatiku gelisah
membuat jiwa ini pasrah
inilah hatiku yang pasrah
Aku ingin segera pergi
Aku ingin cepat lari
Namun rasa hati ini
Tak bisa dipungkiri
Kau ingkari janjimu
Terasa pedih hatiku
Cinta hanya kepada dirimu
Tanpa dirimu tahu
Terasa sakit hati ini
Terasa perih batin di sini
Setelah kau sakiti
Kau tak mau mengerti
Kini kau telah pergi
Dan tak akan kembali lagi
Kau hanyalah ilusi
Sesosok yang tak pasti
Apapun yang terjadi
Semua akan kulewati
demi rasa cinta ini
yang tulus dari dalam hati ini
Syair Burung Unggas
…….
Unggas itu bukannya nuri,
Berbunyi ia syahdu kala hari,
Bermain tamasya pada segala negeri,
Demikianlah murad insan sirri.
Unggas itu bukannya balam,
Nantiasa berbunyi siang dan malam,
Tempatnya bermain pada segala alam,
Disanalah tamasya melihat ragam.
Unggas tau berkata-kata,
Saragnya dipadang rata,
Tempat bermain pada segala anggota,
Ada yang bersalah ada yang sekata.
1. Jumlah
baris dalam 1bait syair diatas adalah 4 baris
2. Keterkaitan
isi syair antar bait sangat erat, yaitu bait terdahulu dijelaskan oleh bait
berikutnya begitu seterusnya sehingga merupakan sebuah kisah atau nasehat
3. Temanya
adalah kehidupan burung unggas
4. Amanatnya
adalah Jangan menyakiti atau memburu Burung Unggas
5. Kosakata
yang sulit dimengerti :
- Murad
= kehendak /maksud
- Balam
= burung terkukur
tolong patuhi tata tertib untuk komentar dibawah ini"":
1. tidak boleh berkomentar yang bersifat spam.
2. jangan menyertakan alamat/link langsung.
3. jika komentarnya tidak terjawab oleh admin maafkan karna saya sibuk<>> EmoticonEmoticon